Thursday, 28 September 2017

K-Drama: School 2017 [Review]

School 2017 - 16 Episode

Kim Se Jeong as Ra Eun Ho
Kim Jung Hyun as Hyun Tae Woon
Jang Dong Yoon as Song Dae Hwi
Seol In A as Hong Nam Joo
Park Se Hwan as Oh Sa Rang
Seo Ji Hoon as Yoon Kyung Woo
Kim Rowoon as Issue/Kang Hyun Il
Sinopsis Singkat:
School 2017 bercerita tentang siswa SMA yang menghadapi berbagai kesulitan akibat berbagai tekanan dimana-mana, salah satunya adalah dari pihak sekolah yang korup yang selalu mengelompokkan mereka berdasarkan ranking.

Dengan tokoh utama Ra Eun Ho, murid ranking terakhir yang punya mimpi untuk melanjutkan ke universitas dan menjadi pembuat webtoon. Ra Eun Ho harus menanggung kesulitan semenjak sekolah menuduh dirinya sebagai pengacau misterius bernama Student X, karena ia secara tidak sengaja terlibat di sebuah kekacauan.

Review:
Yang pernah baca postingan saya sebelumnya disini, pasti tau kalau School 2017 adalah drama yang saya tunggu banget dari semenjak mereka baru ngumumin cast nya, secara ada anak-anak Solomon's Perjury dan satu member SF9 yang main disini, serta cast-cast lain yang juga sama menariknya dari awal...
Memulai episode perdananya dengan cukup baik, lalu beberapa episode selanjutnya selalu ada peningkatan, perlahan-lahan tentu saya semakin suka dengan School 2017. Rasanya mengingatkan kita saat jaman SMA. Ceritanya menarik dan tidak berfokus di satu cerita saja karena beberapa murid di SMA Geumdo juga punya story masing-masing dengan kisah yang cukup relatable dengan kehidupan anak sekolahan yang sampai bisa bikin kita ikutan ngerasa sedih juga senang. 

Dan saya semakin suka dengan drama ini, karena School 2017 juga diimbangi dengan akting memukau dari para cast nya. Walaupun banyak dari mereka adalah rookie actor, nyatanya tidak ada yang aktingnya mengecewakan termaksud Kim Se Jeong yang baru sekali ini menjajal akting di drama.
Namun sayang....makin kesini alur cerita School 2017 justru perlahan-lahan bikin saya kecewa. Ibaratnya, rasa suka saya sama drama ini bisa digambarkan seperti kurva naik turun bentuk gunung. Di paruh pertama saya makin suka sama drama ini sampai nggak sabar untuk nunggu kelanjutannya minggu depan, tapi di paruh kedua saya lama-kelamaan malah jadi ilfeel dan tidak antusial lagi dengan ceritanya.

Saya agak kecewa karena makin kesini writernim lebih fokus bikin cerita buat main otp dan jadi melupakan yang lainnya, padahal para karakter pendukung sama-sama punya kisah yang menarik juga. Bukannya tidak suka sama main otp kita loh, saya pun juga senang kok liat interaksi Tae Woon dan Eun Ho, siapa sih yang nggak suka mereka?😍 Cuman yah rasanya jadi tidak seimbang gitu loh ceritanya. Disaat main otp kita bisa dikasih banyak scene dan punya cerita yang detail (sampai kadang kesannya berlebihan), karakter pendukung cuman kebagian sedikit scene sehingga akhirnya part mereka terasa nanggung dan kurang dapat banget feelnya. Contohnya seperti Dae Hwi-Nam Joo yang di awal-awal mereka berdua seperti tidak punya chemistry, lalu sekalinya ada konflik mesti butuh 4-6 episode dulu diem-diemannya (nggak ada progress) sebelum akhirnya baikan. Kalau tau begini, writer-nim sebaiknya nggak perlu bikin tokoh pendukung yang banyak banget deh, biar yang nonton nggak perlu ngerasa di php-in juga...
Dan makin dibuat kecewa lagi karena writernim sama pdnim tega nganggurin Kyung Woo dan Issue yang diperankan oleh Seo Ji Hoon dan Ro Woon selama School 2017 tayang. Dua karakter ini nggak sesuai dari ekspektasi awal banget pokoknya! Padahal kalau ngikutin beritanya di awal, mereka berdua termaksud dalam jajaran supporting character yang levelnya persis dibawah main character. Bahkan Seo Ji Hoon dan Ro Woon pun ikut dateng ke presscon, ikut foto buat official poster, serta ada di character relationship chart (dimana tidak semua karakter ada, hanya beberapa saja) Tapi kok realitanya malah ZONK??

Screentime mereka berdua amat sangat menyedihkan bahkan bisa disetarakan dengan pemain figuran, karena kalau part mereka dikumpulin dari 16 episode yang ada, masing-masing dari mereka nggak punya screentime lebih dari 15 menit. Itu pun belum tentu loh mereka ada dialog. Kebanyakan justru cuman diem jadi pemanis figuran bareng siswa-siswa yang lain. Gimana saya nggak kecewa campur kesel kalau inget mereka berdua diperlakukan seperti ini coba??😣

Padahal storyline Kyung Woo, Issue, juga Sarang bisa menarik banget buat diikutin kalau misalnya mereka dikasih screentime yang layak. Soalnya baru muncul sebentar aja interaksi Kyung Woo sama Sarang udah lucu dan bikin gemes. Rasanya kalau porsi mereka dibanyakin, bisa ngalahin otp Tae Woon-Eun Ho kali yah hehe. Lalu, bromance Kyung Woo dan Issue pun sebenarnya greget juga untuk diikutin, apalagi visual mereka berdua wow cakep banget. Tapi apa daya....bromance mereka sampai drama ini taman nggak pernah diexpose sama sekali. Alhasil ending mereka bertiga pun akhirnya rada geje (dan saya jadi sebel banget), karena tiba-tiba mereka langsung diceritakan udah jadi temen akrab, padahal selama 16 episode kita nggak pernah diliatin gimana proses mereka bertiga bisa jadi temenan 😭

Jadi...kalau boleh jujur saya cukup kecewa sama writernim nya. Kesannya kaya tidak konsisten sama apa yang mereka rencanakan dari awal. Beneran sayang loh dua bocah ini disia-siain. Kadang jadi kepikiran sendiri, sebenernya kenapa dari awal mesti ada Kyung Woo sama Issue sih? Keberadaan mereka tidak memberikan pengaruh apa-apa pada alur cerita School 2017😭
Dan begitulah...intinya memang kalau urusan cast dan akting, School 2017 udah cukup bagus pokoknya. Sayang nggak bisa diimbangin dengan storynya, dan hasilnya banyak ending beberapa karakter masih dipertanyakan kejelasannya. Cukup disayangkan padahal saya punya harapan tinggi sama drama ini. So....maaf School 2017 tidak jadi saya masukkan ke list school drama favorit saya, karena jika dibandingkan, masih ada drama yang lebih baik storynya seperti Solomon's Perjury (a very underrate drama), Angry Mom, Sassy Go Go, and maybe drama pengganti School 2017, yaitu Girl's Generation 1979.
So, pesan saya....kalau kamu emang mau nonton drama ini pure karena mau liat Rowoon atau Seo Ji Hoo, mendingan siapi hati dan mental dari awal, dari pada ujung-ujungnya ntar sakit hati kaya saya haha. Tapi kalau memang karena penasaran...sebenarnya nggak papa juka kok, karena pada akhirnya bisa juga kok suka sama drama ini, secara ada Kim Jung Hyun dan Jang Dong Yoon yang nggak boleh kita hiraukan sama sekali hehe
Sekian dan happy watching πŸ’›☀πŸ’›
source: wikipedia
credit picture: (1)(2)(3)(4)(5)(6)

Wednesday, 23 August 2017

K-Drama: Circle [Review]

Circle: Two Worlds Connected - 12 Episode

Yeo Jin Goo as Kim Woo Jin
Gong Seung Yeon as Han Jung Yeon
Ahn Woo Yeon as Kim Beom Gyoon 
Kim Kang Woo as Kim Joon Hyuk
Lee Gi Kwang as Lee Ho Soo
Sinopsis Singkat:
Circle ber-setting pada tahun 2017 dan tahun 2037. Datangnya alien ke Bumi memberikan pengetahuan baru bahwa emosi manusia harus dikendalikan atau mereka nantinya tidak akan punya masa depan.

Beberapa kasus bunuh diri di lingkungan kampus, diyakini terjadi karena keberadaan alien yang pernah ditemui oleh Woo Jin dan Beom Gyoon sewaktu kecil. Disaat Woo Jin yakin bahwa kejadian tersebut tidak berhubungan dengan alien, Beom Gyoon justru kebalikannya dan memilih untuk mengejar alien tersebut sampai akhirnya dia tiba-tiba dinyatakan hilang....

Review: 
Telat tidak sih baru ngebahas Circle? Baru sempet nonton dan namatin drama ini soalnya. Kemarin pas dramanya masih tayang udah keburu ngikutin drama lain dan Circle nggak memungkinkan untuk di kepoin. Nggak taunya Circle malah buagus bangett!! Agak nyesel kenapa nggak ngikutin dari awal πŸ˜”. Pasti kalau nonton pas si dramanya masih airing bakalan selalu dibuat frustasi setiap minggu sama kelanjutan ceritanya haha, sedangkan kalau baru nonton sekarang sensasi nontonnya jadi beda karena langsung marathon 12 episode tanpa nunggu-nunggu...
Dari episode 1, Circle udah bisa bikin kita ngerasa suka dan ngerasa 'klik' banget sama ceritanya. Dari awal udah asik, seru dan bikin ketagihan karena keunikannya. Kenapa unik? Karena drama ini punya sesuatu yang berbeda dari drama lain, dimana setiap episodenya terdapat dua part cerita berbeda yang sebenarnya saling berkaitan, yaitu Part 1 (Beta Project) yang berlatar di tahun 2017 dan Part 2 (Brave New Word) yang berlatar di tahun 2037. Dan bisa dibilang Part 'Beta Project' ini semacam flashback dari segala hal yang sedang terjadi di tahun 2037 yang penuh teka-teki seperti kenapa akhirnya bisa ada Normal Earth dan Smart Earth. Dan saya termaksud orang yang sangat amazed banget dengan itu semua, apalagi waktu liat Part 'Brave New Word',

Entah saya yang lebay atau gimana, pertama kali lihat 'Brave New Word' langsung bengong dan melongok sendiri sama settingan tahun 2037 yang wow ajaib tapi futuristic banget. Teknologi dan sistem yang ada disana udah super canggih dan maju, sampai yang namanya HP dan layar komputer saja wujudnya udah transparan. Bahkan ada juga teknologi berupa chip yang dipasang di kepala bernama 'Human B' yang dapat mengontrol ingatan dan emosi manusia serta dapat mencegah seseorang untuk melakukan tindak kriminal.

Memang sih rasanya terasa fiksi banget untuk ukuran tv drama, tapi yah itulah poin plus dari drama ini. Rasanya kaya bukan nonton drama, tapi kaya lagi nonton film sci-fi aja. Dari awal sampai akhir amat sangat mind blowing untuk diikuti, selalu bikin kita berdecak kagum dengan apa yang ditampilkan, dan sudah pasti selalu bikin betah untuk ditonton...
Cuman...namanya juga sci-fi drama, kalau baru ngikutin Circle pasti akan dibuat bingung di awal-awal. Kita belum bisa pastiin ceritanya akan seperti apa, juga tidak tau siapa tokoh antagonis dalang dibalik ini semua, sehingga bawaanya selalu paranoid dengan siapapun. Namun dibalik itu semua, ada keasyikan tersendiri untuk bisa tau bagaimana kelanjutan drama ini. Dan rasanya makin puas karena plot dan eksekusi drama ini terbilang rapih dan detail hampir tidak ada cacat sehingga ngikutinnya pun enak. Sampai misalnya ada scene yang tadinya saya kira bukan part penting, ternyata part itu pun sebenarnya punya makna juga dan bukan sekedar untuk mengisi durasi drama saja. Juga ketika kedua part akhirnya bergabung jadi satu, beneran smooth banget penggabungan ceritanya 😲. Totally daebak!! Lagi-lagi di bikin bengong😲

Akting para pemainnya pun pada bagus-bagus semua menurut saya. Jadi nggak heran kalau gara-gara Circle akhirnya saya jadi naksir om Kim Kang Woo, dan makin suka sama Lee Gi Kwang serta Ahn Woo Yeon 😍😍, pun Yeo Jin Goo yang nggak usah ditanyakan lagi kualitas aktingnya. Begitu pula dengan Gong Seung Yeon yang memukau sampai bikin takjub juga
Tentunya tidak akan menyesal deh kalau ngikutin drama ini. Lagi pula Circle cuman 12 episode doang, pasti nggak berasa banget nontonnya. Meskipun memang underrate banget dan kalah saing dalam urusan rating, Circle tetap punya banyak hal tidak terduga kalau beneran ngikutin drama ini...

So...bagi kalian yang demen sama genre sci-fi,  pokoknya mesti banget nonton Circle karena ini keren, sangat mindblowing! Dan boleh dibilang jadi salah satu drama terbaik tahun 2017 yang sudah tayang (sayang underrateπŸ˜”) meski punya rating kecil dan kalah saing sama drama sebelah...

Sekian dan Happy Watching πŸ’›
source: forums.soompi
credit picture: (1)(2)(3)(4)(5)

Tuesday, 8 August 2017

The Best Hit: Drama Unik Dengan Kisah Cinta yang 'Aneh' [IMM]

Tadinya...saya berencana mau bikin review The Best Hit kalau drama ini tamat. Namun berhubung makin kebelakang saya dibikin patah hati terus gara-gara kena second lead syndrome (SLS), rasanya kok lebih asik kalau drama ini dicurhatin aja yah haha...
Pertama kali minat untuk ngikutin The Best Hit, sebenarnya bermula dari kesukaan saya terhadap acara reality show 2 Days 1 Night. Pertama, karena Yoon Shi Yoon dan Cha Tae Hyun yang merupakan member tetap 2D1N terpilih jadi cast utama drama ini. Kedua, karena Yoo Ho Jin yang merupakan ex-PD 2D1N  bersama dengan Cha Tae Hyun (disini menggunakan nama Ra Joon Mo) akan menjadi PD di The Best Hit. Dan makin semangat karena Kim Min Jae (dedek gemas kesayangan) juga ikutan main. So, dari awal memang sudah memantapkan hati akan ngikutin drama ini apalagi katanya The Best Hit punya cerita dan eksekusi yang beda dari drama pada umumnya.

Lama ditunggu, akhirnya The Best Hit episode 1 tayang juga pada tanggal 2 Juni kemarin. Pas nonton, drama ini lumayan bikin saya senang karena masih sesuai dengan ekspektasi dan bayangan saya. Ceritanya asik dan sangat menghibur. Humor nya pun receh banget sampai bisa bikin kita ketawa mulu.

Sayangnya dari episode 1 pula, saya ternyata termaksud orang yang nggak percaya dan super ngeyel ketika beberapa orang bilang nantinya The Best Hit akan berkisah tentang cinta segitiga antara ayah dan anak yang memperebutkan satu wanita (dimana disini semua masalah bermula). Habisnya aneh saja kan kalau akhirnya akan seperti itu? Hyun Jae kan ceritanya datang dari masa lalu, masa iya sih dia menjalin hubungan cinta dengan orang dari masa depan? Gak masuk akal aja haha. Makannya dari awal saya yakin kalau misalnya drama ini ada loveline, Woo Seung pasti akan berakhir dengan Ji Hoon, apalagi mereka ini sahabatan dan Ji Hoon juga suka sama Woo Seung. Fix lah dari situ saya jadi bagian dari #TeamJiHoon meski sebenarnya alasan murni saya nonton The Best Hit karena mau liat Yoon Shi Yoon disini. 
Ngomong-ngomong Yoon Shi Yoon, oppa satu ini cakep banget di The Best Hit! Entah kenapa umurnya kaya berkurang kek masih 20an gitu. Mau dipakein syle tahun 90an sama style jaman sekarang sama aja kadar gantengnya. Ddabong!! Apalagi pas ganti model rambut yang lebih kekinian, duh...bikin jatuh cinta banget. Sayang aja disini dia berperan sebagai Hyun Jae yang ceritanya datang dari masa lalu. Saya jadi nggak bisa nge-ship dia (Hyun Jae) dengan Woo Seung karena terlalu sulit untuk dibayangkan 😟

Namun apa yang saya sangkal habis-habisan, saya tidak harapkan terjadi, pada akhirnya justru beneran kejadian di drama ini. Semakin lama Hyun Jae sama Woo Seung ini keliatan saling tertarik satu sama lain, dan makin keliatan ada benih-benih cinta diantara mereka. Mau sok nggak percaya dan di sabar-sabarin pun akhirnya nggak kuat juga ketika akhirnya di episode 20an The Best Hit beneran mulai fokus ke kisah cinta mereka berdua. Duh...dari situ mulai deh patah hati dan jadi ilfeel sama drama ini. Pertama karena emang gara-gara Ji Hoon fix nggak akan berakhir sama Woo Seung. Tapi yang utamanya karena saya termaksud deretan orang yang ngeliat hubungan Hyun Jae dan Woo Seung ini merupakan hubungan yang aneh. Jadi ilfeel banget lah! Saya bahkan sampai nggak berharap lagi Ji Hoon bisa dapetin Woo Seung, mending dia sama Do Hye Ri aja. Tapi Ji Hoon nya pun ngeyel, masih terus berusaha mendapatkan cintanya Woo Seung meski kemungkinannya udah kecil banget. Duh...
Jadi yah...dibilang seneng sama drama ini, saya sebenernya juga seneng banget, tapi tetep ada keselnya kalau bahasannya udah menyangkut kisah cinta mereka bertiga. Soalnya selain hal itu The Best Hit ini beneran seru asli, termaksud soal misteri kenapa Hyun Jae bisa ke masa depan yang emang sangat bikin kita penasaran. Selain itu ada pula kisah tentang Ji Hoon yang punya mimpi untuk menjadi idol, atau kisah antara Kwang Jae dan Bo Hee, serta yang paling favorit kisah antara halabeoji dan cucunya Mal Sook yang paling bikin gemes. Dan saya cukup menyayangkan bagian-bagian ini kurang dapat screentime karena lewat pertengahan drama ini mulai sibuk dengan love story-nya...ugh! Bete!

Endingnya pun...bikin bengong karena emang aneh dan aneh aja. (spoiler alert! Blok kalimat selanjutnya kalau mau tau endingnya gimana) Tiba-tiba ada dua Hyun Jae di satu waktu yang sama. Dan Hyun Jae yang kita kenal akhirnya tetep ada di masa depan. Dan meski Hyun Jae bisa dibilang enggak punya hubungan langsung dengan Ji Hoon sebagai ayah dan anak (karena beda Hyun Jae), rasanya yah aneh aja si bapak macarin temen anaknya haha. Auk ah! Mungkin emang The Best Hit dari awal bukan jenis drama favorit saya kali yah. Emang sih harus saya akui drama ini punya genre fantasy yang berarti segala hal mau apapun pasti bisa saja terjadi, namun rasanya masih susah ditangkap saja haha. Bukan...bukan karena saya nggak suka drama fantasy, saya pun sebenarnya seneng sama drama fantasy yang punya cerita unik, but sorry...The BEst Hit kayaknya jadi pengecualian :(
Entahlah...mungkin disini saya udah kena second lead syndrome (SLS) akut juga kali yah, makannya jadi susah menikmati keseluruhan drama ini. Saya pun sampai nyerah nonton lagi dan lebih memilih baca sinopsisnya aja sampai akhir. Bukan apa-apa sih...emang udah kebiasaan saya juga kalau kena SLS jadi males duluan untuk namatin drama itu. Apalagi kalau drama tersebut lebih condong ke romance-nya gitu. Kalo bukan drama romance sih, mau kena SLS masih fine-fine aja buat ditonton, gak terlalu bikin nyesek soalnya πŸ˜‚

Dan dibalik rasa kesal yang melanda, The Best Hit tetap masih punya nilai lebih yang bikin drama ini masih oke untuk diikuti. Cha Tae Hyun serta Yoo PD sukses banget dalam mengeksekusi drama ini meski ini merupakan proyek pertama mereka. Harus banget kita kasih apresiasi untuk mereka berdua pokoknya. Udah lah...segitu aja pokoknya...pada akhirnya emang akan balik lagi ke selera masing-masing yang belum tentu sama dengan orang lain. Mau bagus atau enggak tergantung dilihatnya dari sisi mana.

Sekian...
Salam ddabong πŸ‘

credit picture: (1)(2)(3)(4)(5)

Sunday, 30 July 2017

K-Drama: School 2017 [First Impression]

Hai...udah ada yang nonton School 2017??
Seneng banget deh akhirnya drama ini tayang juga. Udah nungguin banget soalnya, secara banyak kesayangan saya yang main didrama ini....bahas yuk...
Yup...ngomongin castnya, saya termaksud orang yang antusias banget sama School 2017 semenjak tau kalau anak-anak Solomon's Perjury (nonton deh, recommended banget!!) Jang Dong Yoon, Seo Ji Hoon dan Ahn Seung Kyoon akan main di drama ini. Dan makin seneng ketika tau SF9 Rowoon (salah satu member idol grup favorit saya) ikut bergabung juga. So...dari sini saya emang udah fix akan ngikutin School 2017. Dan liat jejeran cast lainnya, seperti Kim Jung Hyun dan Gugudan Kim Sejeong pun kayaknya bakalan oke-oke aja deh....
Cuman namanya orang, gak semuanya ada yang sependapat sama kita, pro dan kontra pasti muncul. Dari awal aja udah ada yang yang meragukan akting mereka dan pesimis duluan. Emang sih kalau dibandingkan dengan School 2013 dan School 2015, School series sekarang lebih banyak diisi actor rookie yang belum terkenal, pun sekalinya ada malah dari idol yang masih awam banget di dunia akting. Tapi enggak ada salahnya kan kasih kesempatan buar mereka? Beberapa dari mereka pernah main drama kok. Setidaknya lihatlah dulu peforma mereka saat dramanya sudah tayang. Baru setelah itu boleh bebas kasih komentar sepuas-puasnya. Jangan asal nge-judge jelek merendahkan bahkan ngebandingin dengan yang sebelumnya, disaat dramanya sendiri belum tayang. Please...jangan kaya gitu yah. Dan mengenai visual mereka yang katanya nggak cakep, cobalah diperhatikan lagi karena anak-anak di School 2017 banyak yang punya visual keceh 😎. Eh kok jadi curhat panjang lebar gini.

Tapi beneran deh...menurut saya pemilihan cast untuk School 2017 oke kok. Saya malah senang Pd-nim berani nge-cast rookie actor yang bener-bener masih rookie untuk main di sebuah drama series yang udah punya 'nama'. Rasanya seperti memberi kesempatan mereka untuk bersinar.
yang ujung kanan paling ganteng
Oke...mari lanjut apa yang seharusnya dibahas...
Jadi setelah nonton sampai episode 4, School 2017 ini bercerita tentang kehidupan anak SMA yang sekolahnya selalu mengutamakan nilai. Segala hal dibedakan berdasarkan peringkat mereka. Cuman disini cerita berpusat pada Ra Eun Ho, Hyun Tae Woon dan Song Dae Hwi. Ra Eun Ho sendiri adalah siswa ranking terakhir yang punya mimpi untuk melanjutkan kuliah di universitas terkemuka. Karena lewat jalur biasa nilainya tidak memungkinkan, maka dia berencana untuk ikut jalur khusus melalui kompetisi webtoon agar bisa diterima. Sayangnya rencana dia berantakan ketika dia dituduh sebagai 'Student X', pelaku biang onar yang secara misterius sering mengacau disekolah yang dibenci oleh para guru. Merasa tidak bersalah, Ra Eun Ho pun akhirnya mulai mencari pelaku yang sebenarnya, dimana ia yakin Tae Woon dan Dae Hwi adalah salah satunya
Sampai sini, School 2017 ternyata tidak seburuk seperti yang dikomentarin netizen. Beberapa memang ada benarnya juga sih, karena di episode 1 alur cerita masih belum jelas, akting Sejeong di beberapa part ada yang kelewat over (meski menurut saya masih fine untuk diliat), dan yang paling tak termaafkan ada adegan motor-motoran semacam sinetron anak jalanan yang sangat bikin illfeel. Tapi yaudah begitu aja dan enggak jelek-jelek banget intinya. Lagian kalau tetep lanjut nonton minimal bisa nyelesaiin episode satu, saya rasa selanjutnya bakalan lancar-lancar aja ngikutin drama ini. Mulai dari episode 2 kisah mereka jadi tambah seru karena konflik mulai bermunculan.

Memang ceritanya masih tentang mencari sosok asli Student X yang lumayan bikin kita penasaran dan main tebak-tebakan. Namun enggak taunya dari situ malah muncul kisah lain salah satunya mengenai hubungan Tae Woon dan Dae Hwi, yang mana dulunya sahabat dekat namun sekarang justru menjadi rival. Feeling saya sih ini akan jadi salah satu hal yang dibahas sampai akhir karena konflik mereka terasa cukup rumit dan sepetinya sangat berhubungan dengan sosok Student X.
For romance....ngomong-ngomong kalian team siapa neh? Saya dari sebelum drama ini tayang fix ada di #TeamDaehwi, udah terlalu sayang sama Jang Dong Yoon soalnya hahaπŸ˜…. Tapi sejujurnya makin kesini mulai agak goyah gegera Eun Ho-Tae Woon asik banget buat diliat. Tae Woon ini kaya tertarik gitu sama Eun Ho dan hobi banget nyamperin Eun Ho. Belum lagi cara ngomong dia yang kaya lagi modus, tapi mukanya tetep datar. Kebalikan sama Daehwi yang sampai sekarang belum banyak punya interaksi dengan Eun Ho. But...mau sama siapa itu nanti sebenarnya boleh-boleh aja sih, selama tidak ada yang tersakiti dan merana banget pas di akhir. Jangan lah pokoknya, dan jangan pula nanti ini drama jadi fokus ke percintaannya. NO!! Cukup kaya begini aja yang romancenya masih menjurus-menjurus...Saya nggak siap kalau nanti ada yang patah hati πŸ˜‚
Ohiya...berhubung saya di TeamDaehwi, ngerasa gak sih dia ini misterius banget? Tae Woon pun juga sama, tapi Daehwi ini lebih-lebih. Kadang suka aneh sendiri ngeliatin tingkah dia. Apa saya aja yang mikir berlebihan seperti itu?  Habis karakter dia jauh dari bayangan saya. Sebelum drama ini tayang, saya kira dia tipikal orang pintar, baik dan anak alim gitu, ternyata yah cuman tampak luarnya aja, aslinya super ambisius dan egois. Saya saja bahkan sampai nggak percaya seorang Song Daehwi bisa mengumpat kata kasar haha. Dan jadi penasarn kenapa dia begitu banget...

Tae Woon pun juga sama sih. Dibayangan saya dia kek anak berandalan tukang bully yang ditakutin sama semua orang. Eh gak taunya masih bisa dideketin sama orang-orang, bahkan dari awal dia ini udah (termaksud) akrab sama Eun Ho. Jadi seneng deh liatnya...
tulisan 'past lover' itu maksudnya antara Tae Woon dan Nam Joo yah..
Sayangnya....sampe episode 4 alur cerita School 2014 masih disekitaran mereka bertiga (Eun Ho, Tae Woon, Dae Hwi)  sehingga supporting cast lainnya kaya sekedar numpang lewat aja. Bisa liat 1-2 detik aja rasanya udah syukur meski tanpa ada dialog sama sekali. Iya...ini ceritanya lagi gregetan banget soalnya pingin cepet-cepet liat interaksi Kyung Woo, Sarang, dan Issue yang dari relasionship chart nya mereka akan ada cinta segitiga gitu. Kayaknya bakalan lucu dan menarik aja sih mereka bertiga ini, secara si Sarang fans beratnya Issue yang seorang idol, dan Kyung Woo ini punya interest sama musik yang nantinya akan menarik perhatiannya Issue. Yaudahlah cuman bisa berharap semoga di episode terbaru part mereka mulai banyak...
Berhubung saya tidak terlalu ngikutin series sebelumnya (nggak nonton sampai tamat), saya gak bisa ngebandingin sih. Yang pasti, sampai saat ini saya seneng dengan cerita di School 2017. Menurut saya drama ini asik dan seru buat ditonton. Isu-isu yang dibahas mengenai kehidupan anak sekolahan juga cukup menarik, yang nggak jauh-jauh dari masalah nilai, prestasi, bullying, persahabatan dan lain-lainnya yang jadi bikin kangen sama jaman SMA. Walau harus saya akui masih ada beberapa kekurangan, School 2017 memang patut dicoba untuk ditonton

Sekian...
Happy watching πŸ’›

credit picture: (1)(2)(3)(4)(5)(6)(7)(8)