Saturday, 10 January 2015

Review Drama Korea 2014 Part 1

Tahun sudah berganti.... Waktunya saya untuk mereview drama korea berarti.....

Tahun ini semakin sedikit saja drama yang saya ikuti sampai tamat. beberapa hal dikarenakan bosan saat dipertengahan cerita, ada pula karena tidak sreg sama jalan ceritanya, dan.... biarpun mencoba menonton beberapa drama sekaligus, ujung-ujungnya cuman sanggup mengikuti 1 drama aja. 

Tahun ini, saya selalu tertarik dengan drama-drama keluaran TVN. Tidak tau kenapa, saya merasa drama yang mereka tayangkan selalu berbeda saja dari yang lainnya, dan tidak pernah membosankan...

Berikut beberapa list drama yang saya sukai:

1. Emergency Couple
 
Cast:
Song Ji Hyo as Oh Jin Hee
Choi Jin Hyuk as Oh Chang Min
Lee Pil Mo as Gook Cheon Soo
Choi Yeo Jin as Sim Ji Hye
Clara as Han Areum

Sinopsis Singkat:
Pernikahan Oh Jin Hee dan Oh Chang Min yang sejak awal tidak disetujui oleh Ibunya Chang Min akibat perbedaan kelas sosial nyatanya tidak berlangsung lama pula. Setelah mengalami banyak masalah, mereka berdua memutuskan untuk bercerai. Chang Min yang saat menikah berhenti kuliah kedokteran karena orang tuanya tidak mendanainya sama sekali, kembali lagi melanjutkan pendidikannya. Jin Hee pun juga menjadi mahasiswa kedokteran setelah bercerai. Enam tahun kemudian, keduanya dipertemukan kembali di Emergency Room sebuah rumah sakit. Ternyata mereka berdua harus  menjalani masa Intern mereka bersama dirumah sakit tersebut.

Komentar:
Awalnya selalu dibuat ketawa-ketiwi sama kocaknya duo Oh ini, tapi giliran mendekati episode akhir malah sukses dibuat galau sama drama ini. Apalagi pas liat Oh Chang Min nangis didalam mobil, gak tahan banget :'''(

2. King of High School

Cast:
Seo In Guk as Lee Min Seok
Lee Ha Na as Jung Soo Young
Lee Yeol Eum as Jung Yoo A
Lee Soo Hyuk as Yoo Jin Woo

Sinopsis Singkat:
Lee Min Seok, seorang siswa SMA dan pemain hoki, suatu hari mendapat telepon dari kakaknya untuk menggantikan dia bekerja sebagai direktur di sebuah perusahaan. Semenjak itulah dia harus melakukan dua peran sekaligus setiap hari, menjadi siswa SMA dan direktur. Di perusahaan itu pula dia bertemu dengan karyawan sementara bernama Jung Soo Young, dan jatuh cinta dengannya biarpun memiliki perbedaan umur yang cukup jauh.

Komentar: 
Alasan awal mau nonton drama ini? yah pasti karena ada Seo In Guk nya, dan saya juga tertarik sama karakter yang dia mainin disini. Tapi seiring drama ini tayang, lama-kelamaan pula saya jadi suka sama Lee Soo Hyuk, yup.... saya kena second lead male syndrom. Gak tega ih pas dia ditolak sama Jung Soo Young, masa ganteng-ganteng gak ada pasangannya gitu. Eh tapi saya seneng juga Lee Min Seok sama Jin Woo di akhir-akhir jadi akur gitu. Salah satu pasangan bromance yang saya suka.



3. My Secret Hotel
Cast:
Yoo In Na as Nam Sang Hyo
Jin Yi Han as Goo Hae Young
Nam Gung Min as Jo Sung Gyeom
Lee Young Eun as Yoo Eun Joo

Sinopsis Singkat: 
Sebelumnya Nam Sang Hyo dan Goo Hae Young bertemu di Amerika. Saat itu pula keduanya langsung jatuh cinta dan segera menikah. Namun di hari ke 100 pernikahan mereka berakhir, dan merekah tidak pernah bertemu lagi setelah itu. Tujuh tahun setelah bercerai, Nam Sang Hyo dan Goo Hae Young bertemu kembali di Korea.

Nam Sang Hyo, seorang wedding planer di sebuah hotel mewah harus menghadapi tantangan ketika client yang harus ditangai selanjutnya adalah mantan suaminya. Pernikahan mereka yang sejak awal hanya seumur jagung dan tidak pernah didaftarkan, tidak diketahui oleh orang-orang, sehingga hanya menjadi rahasia mereka.

Hingga pada hari pernikahan Hae Young dilaksanakan, terjadi sebuah pembunuhan, dimana  sebuah mayat jatuh tepat di depan Hae Young ketika berjalan menuju altar. Pernikahan pun gagal dilaksanakan. 

Misteri pembunuhan yang ternyata berhubungan dengan Jo Sung Gyeom, seorang direktur hotel tersebut pun tidak hanya memakan satu korban.


Komentar:
Padahal pas nonton My Love From The Star, saya sebel banget sama karakternya Yoo In Na, tapi disini dia imut banget, cantik pula, suka sama baju-baju yang dia pakai. Drama ini tidak cuma memasukkan unsur romance dan komedi aja, tapi juga memasukan unsur misteri, yang membuat drama ini beda dari emergency couple, yang secara garis besar hampir sama.... tentang pasangan yang sudah bercerai dan akhirnya bertemu kembali.

Awalnya saya gak bisa memilih mau nge-ship-in Sang Hyo dengan siapa. Suka banget sama caranya Sung Gyeom menarik hati Sang Hyo pas awal-awal cerita, bikin iri. Tapi emang dasar saya lemah banget kalo udah liat cowo nangis macam Hae Young, akhirnya nge-ship-in mereka berdua deh. Akting Jin Yi Han emang top abis kalau udah nangis dan melas-melas gitu, bikin yang nonton ikutan gak tega dan pingin meluk *eh

Selain dramanya, saya juga suka banget sama ost nya My Secret Hotel, apa lagi yang judulnya Secret dan dinyanyiin sama Yoon Sun Ki, galau to the max sekali....

4. Liar Games
Cast:
Lee Sang Yoon as Cha Woo Jin
Kim So Eun as Nam Da Jung
Shin Sung Rok as Kang Do Young

Sinopsis Singkat:
Nam Da Jung suatu hari bertemu dengan seorang ibu tua yang meminta tolong ditengah jalan untuk membantunya membawa tas besar. Tidak tega, dia pun membantu ibu tersebut membawa tasnya ke suatu tempat, namun tiba-tiba saja tanpa alasan jelas ibu pemilik tas itu menghilang. Penasaran dengan tas berat yang ditinggalkan oleh ibu tersebut, dia pun membukanya. Betapa terkejutnya dia melihat isi tas tersebut penuh dengan uang 

Nyatanya kejadian tersebut, merupakan salah satu bagian dari acara baru di televisi bernama Liar Game. Nam Da Jung yang dengan baik hati membantu Ibu tersebut lolos dalam ujian dan diundang menjadi peserta permainan tersebut. Tidak tanggung-tanggung, pemenang permainan ini akan mendapat 10 milyar won. Akibat lilitan hutang yang ditinggalkan ayahnya, Nam Da Jung pun bersedia bergabung dalam permainan ini. Sayangnya di awal permainan dia tertipu oleh salah satu peserta, sehingga uang yang dimilikinya habis. Dalam keputusasaan, akhirnya ia meminta seorang profesor jenius psikologi, mantan tahanan akibat kasus penipuan dan pembunuhan Ha Woo-jin untuk membantunya memenangkan pertandingan.

Komentar: 
Salah satu drama dipenghujung tahun yang sangat saya suka dan selalu dibuat tidak sabar menunggu setiap minggunya. Gara-gara drama ini pula, saya jadi kenal sama ahjussi ganteng nan kece yang dari awal sampai akhir drama pelit banget senyum bernama Lee Sang Yoon. Selain itu jangan lupa sama aktingnya Shin Sung Rok yang badass abis kalo jadi orang jahat. Menurut saya akting jahatnyadi Liar Game lebih gila dari pada di My Love From The Star, sampe kadang serem sendiri liatnya.

Kalau nonton drama ini, jangan ngarep mau liat adegan romantisnya yah, karena dari awal sampe akhir emang engga ada sama sekali. Drama ini beda dari yang lain, kita yang nonton pun harus dibuat ikutan mikir sama jalan ceritanya. Tapi tetep, dibalik engga ada sama sekali adegan romantis, drama ini cukup bagus untuk ditonton, recommended abis >_<

5. Gap Dong
Cast:
Yoon Sang Hyun as Han Moo Yeom
Kim Min Jung as Maria Oh
Sung Dong Il as Yang Chul Gon
Lee Joon as Ryuu Tae Oh
Kim Ji Won as Ma Ji Wool

Sinopsis Singkat: 
20 tahun yang lalu ayah dari Han Moo Yeom ditangkap atas tuduhan sebagai tersangka pembunuhan berantai 'Gap Dong'. Karena dirinya tidak bersalah, ia kemudian bunuh diri. Kematian ayahnya membuat Moo Yeom ingin menjadi polisi untuk menangkap pembunuh sebenarnya sehingga dapat membersihkan nama ayahnya dan mengembalikan kehormatannya.

17 tahun kemudian, hingga batas penyelidikan berakhir, tersangkap dibalik pembunuhan berantai masih belum terungkap. Hingga suatu hari, muncul kasus pembunuhan yang serupa seperti sebelumnya...

Komentar:
Nonton ini lumayan dibuat mikir juga, penasaran siapa pembunuh sebenarnya, dan ternyata gak ketebak banget.

Gara-gara Lee Joon jadi kena second lade male syndrome. Dan jadi salah satu motivasi untuk namatin drama ini. Padahal yah aktingnya di drama ini dia jadi psychopath gila yang demen bunuh orang tapi yag gitu...ganteng sih. Dan ketika Lee Joon ganti model rambut.... saya pingsan... *ganteng bangeeeet*

Kalau misalnya dibandingin sama pasangan utama, saya lebih ngeship Tae Oh sama Ji Wool loh, biarpun mereka cuman temenan, tapi mereka cocok banget deh...  


6. You Who Came From The Star

Cast:

Jun Ji Hyun as Cheon Song Yi
Kim Soo Hyun as Do Min Joon
Park Hae Jin as Lee Hwi Kyung
Yoo In Na as Yoo Se Mi

Sinopsis Singkat: 
Do Min Joon adalah alien yang mendarat dibumi 300 tahun yang lalau pada saat korea masih di jaman Joseon. Saat ini ia menjadi seorang professor di sebuah universitas, dan bertemu dengan artis hallyu terkenal bernama Cheon Song Yi.

Komentar:
Salah satu drama fenomenal dan merupakan comeback nya Jun Ji Hyun setelah bertahun-tahun gak pernah muncul di layar drama. Akting Jun Ji Hyun bagus banget meranin Song Yi, selalu ketawa liat tingkah anehnya dia. Dan jangan lupa juga sama alien ganteng kita yang satu ini, Do manager.

Tapi sayangnya pas udah lewat episode 15 keatas, saya mulai bosen, dan entah kenapa kena second lead male syndrome lagi. Jadi suka sama Park Hae Jin kaan, padahal sebelumnya engga pernah kenal sama dia, gak nyangka aja kalau dia udah 30 tahun lebih. Ahjussi ganteng :3


Segitu dulu yah review singkat saya, masih ada lanjutannya sebenarnya... semoga bisa dipost secepatnya...


untuk Review Drama Korea 2014 Part 2 klik (disini)


Source: wikipedia, asianwiki

Friday, 9 January 2015

Movie: Timeline [Sinopsis Singkat]


Halo.... kali ini saya mau coba kasih sinopsis singkat film thailand yang baru saya tonton kemarin. Judulnya adalah Timeline. Film ini bergenre romance * yeay kesukaan saya banget*. Film ini rilis tahun 2014, jangan sampai salah yah, soalnya ada pula film thailand yang judulnya sama tapi ceritanya beda banget. Oh iya pesan saya nih kalau mau nonton film ini siapin tisu, siapa tau kamu nangis :")

Yang saya suka dari film ini tuh, dari awal sampai akhir tidak cuman menceritakan dua tokoh utamanya, yaitu Tan dan June, tapi menceritakan Ibunya Tan juga, Mat.

Awal cerita bermula dari Mat yang harus merawat anaknya sendirian dan juga merawat perkebunan strawberry impian suaminya karena suaminya telah tiada. Selama itupula Tan merasa bahwa ibunya selalu berharap agar dia bisa seperti ayahnya. Oleh karena itu, demi lepas dari obsesi ibunya, diapun memilih melanjutkan kuliah di Bangkok, meninggalkan kampung halamannya.

Di Bangkok, banyak sekali perbedaan yang harus dihadapi, mulai dari cara pakaian, sampai kebiasaan mereka yang suka minum-minum. Malahan gara-gara mabuk, paginya dia terlambat menghadiri ospek. Beruntung dia tidak sendirian, ada June yang terlambat pula. Semenjak itu mereka berdua menjadi teman dekat sampai June menyukai sendiri temannya itu...

Tadi udah saya bilang kan, film ini juga menceritakan mengenai Mat, ibunya Tan.
Tan yang awalnya sering menelpon ibunya, lama-kelamaan mulai jarang menelpon. Setiap Mat mencoba menelponnya, Tan tidak pernah mengangkatnya. Tan tidak pernah tau kalau sebenarnya Ibunya kesepian disana, dia juga tidak pernah tau kalau perkebunan strawberry milik ibunya saat itu lagi menghadapi masalah keuangan, untungnya ada Wat yang selalu membantu Mat. Sayangnya Mat tidak pernah menganggap lebih perhatian Mat, yang sebenarnya suka sama dia.

Balik ke hubungan Tan dan June. Gara gara Tan diajak nonton sama June, dia ketemu senior bernama Orn yang merupakan sepupu June dan langsung tertarik saat itu juga. Semenjak itu, Tan selalu berusaha untuk mendekati Orn tanpa memperdulika June. Saat June mendapatkan beasiswa ke Jepang pun Tan tidak pernah tau, karna setiap June mau membahas masalah itu, selalu aja Tan tidak bisa karena lebih mementingkan Orn. Hingga akhirnya saat Tan sadar bahwa Orn hanya memanfaatkan dia saja, June sudah terlebih dahulu pergi ke jepang.

Kelanjutannya.... 
Coba tonton sendiri yah, gak mau spoiler sama endingnya... Pokoknya film ini cocok banget sama kalian yang lagi pingin bergalau-galau ria...

credit picture: (here)

Saturday, 20 December 2014

Anime: Psycho-Pass [Review]

Psycho-Pass
22 episode
12 Oktober 2012 - 22 Maret 2013
Action, Police, Psychological, Sci-Fi, Thriller

Sinopsis Singkat:
Cerita ini terjadi pada tahun 2113.

Pada saat itu, kondisi mental, kepribadian dan kemungkinan suatu individu untuk berbuat  kejahatan diukur menggunakan sebuah sistem bernama Sibyl System. Hasil pengukuran ini disebut sebagai Psycho Pass.

Selain itu, Sibyl System juga mampu mengukur Crime Coefficient, yang merupakan indeks dimana seseorang memiliki kecenderungan atau kemungkinan untuk melakukan tindak kejahatan. Apabila indeks Crime Coefficient seseorang sudah melewati batas, maka orang tersebut dianggap sebagai Kriminal Laten yang harus ditangkap, diamankan ataupun dibunuh.

Tapi, dari ketiga pilihan tersebut seorang kriminal laten juga bisa di rekrut menjadi seorang Enforcer yang bekerja dibawah Public Safety Bureau's Criminal Investigation Division untuk menangkap kriminal laten lainnya. Enfouncer yang didampingi oleh seorang Inspector nantinya akan menggunakan Dominator, yaitu alat pengukur Crime Coefficient sekaligus juga sebagai senjata yang dapat menembak dan membunuh di saat itu juga.

Anime ini bercerita mengenai Akane Tsunemori, seorang Inspector baru di Unit Satu Public Safety Bureau's Criminal Investigation Division. Disana Akane bertemu dengan Inspektur lain bernama Nobuchika Ginoza dan juga empat orang Enforcer yaitu, Shinya Kougami, mantan inspektur yang menjadi kriminal laten setelah rekannya dibunuh, Tomomi Masaoka, seorang pria setengah baya yang dulunya seorang detektif, Shusei Kagari, pemuda riang yang menjadi kriminal laten sejak dia kecil, dan Yayoi Kunizuka, mantan musisi yang berubah menjadi kriminal laten setelah berinteraksi dengan teroris.

Kesemuanya bersama-sama mengejar Shogo Makishima, orang yang berusaha menghancurkan Sibyl System

Komentar:
Oke...Akhirnya.... bisa juga menyelesaikan anime ini...

Yap, ketika menonton anime ini, saya sempat stuck di episode 6 karena merasa semakin kesini cerita di anime ini semakin sadis. Tapi karena cukup membuat penasaran, apalagi ada season 2 nya, pada akhirnya saya lanjutkan juga sih. Dan ternyata pengorbanan saya tidak sia-sia, karena justru di episode-episode selanjutnya cerita semakin seru, biarpun saya akui ceritanya pun semakin sadis juga -__-

Yah mau bagaimana lagi... orang pengecut macam saya yang takut dengan adegan sadis, disuguhi anime ini sudah pasti akan teriak-teriak selama monentonnya. Soalnya cerita di anime ini benar-benar bikin WOW, membuat saya penasaran tapi disatu sisi juga saya tidak sanggup untuk melihatnya. Alhasil jalan tengahnya adalah dengan menutupi layar laptop hahaha.

Setelah menonton Season 1, sejujurnya saya tidak bisa move on dengan anime ini, apalagi ceritanya bagus bukan mainnya. Ditambah dengan karakter Shinya Kougami yang benar-benar memikat saya. Sayangnya, di Season 2, Kougami justru dihilangkan. Kesal sekali pas saya tahu kabar itu. Bukankah Kougami adalah main characternya? Kenapa bisa dihilangkan? Ah entahlah....

Walaupun, cukup kecewa karena tidak ada Kougami, saya tetap mencoba menonton Season 2, dengan harapan perasaan kecewa saya dapat hilang. Tetapi sayang, sosok Inspektur baru yang menjadi rekan Akanen membuat saya tidak sanggup untuk melanjutkan Season 2 anime ini. Dia terlalu menyebalkan! Membuat saya benar-benar berhenti untuk menonton Season 2 nya dan lebih memilih untuk menunggu movie nya yang akan rilis pada  Januari 2015.

Secara keseluruhan, saya suka sekali dengan ceritanya, (khusus Season 1 saja loh yah) biarpun pas episode awal, memang sedikit membosankan karena ceritanya lebih banyak ke pengenalan karakter, ditambah lagi dengan beberapa istilah rumit yang membutuhkan waktu untuk dipahami. Anime ini merupakan anime yang keren bagi saya.

Intinya saya tetep merekomendasikan anime ini untuk para penonton yang menyukai genre action, thriller dan sci-fi, karna memang anime ini baguss sekali...

Oke.... sekian dulu, semoga kalian menikmatinya...

Selamat menonton :3




credit picture: (1)(2)

Thursday, 11 December 2014

Jalan-Jalan: Johor + Singapura (Part 1)

Akhirnya mimpi jaman kecil untuk pergi ke negeri orang bisa kesampaian juga di tahun ini, yah biarpun gak jauh-jauh sih. 

Jadi pas liburan lebaran kemarin saya kesampaian juga mampir ke Singapura. Lah kok mampir sih? Iya emang ceritanya saya gak langsung ke Singapura. 

Jadi memang sejak bulan Mei kami (saya pergi bareng orang tua saya) udah buat rencana untuk pergi ke Johor dan Singapura, dimana tujuan kami ke Johor sama Singapura sebenarnya beneran beda. Kalau ke Johor kami mau menghadiri acara gathering keluarga besar disana, sedangkan ke Singapura memang benar-benar pure jalan-jalan. Jauh-jauh hari sengaja ngurus paspor dan beli tiket pesawat murah, berhubung nyari yang hemat, kami milih naik pesawat tujuan Batam dulu, terus lanjut ke Johor nya via jalur laut. 

Bisa dibilang saya cukup excited dengan rencana ini, soalnya waktu jaman SMA terpaksa gak diajak ke KL (gathering keluarga besar juga loh) gara-gara mau UN, terpaksa ditinggal deh.

Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu tiba, H+4 lebaran kami berangkat dari rumah jam 5 pagi menuju bandara karena milih penerbangan yang pagi, biar setelah sampai Hang Nadim Batam kita langsung berangkat ke Johor lewat Batam Center. Setelah perjalanan panjang melalui udara dan laut sampailah kami di Pelabuhan Stulang Laut jam setengah 3 waktu Malaysia. Setelah urus imigrasi (entah kenapa suka serem sendiri tiap pemeriksaan imigrasi) yang akhirnya lancar, kami masih nunggu jemputan. Btw selama di Johor kami memang tinggal di rumah saudara, enak sih beneran gak ngeluarin ringgit sepeserpun buat tinggal dan makan disana. Ringgit yang udah ditukar gak kepake sama sekali, dan baru dipake buat beli oleh-oleh. 

Sayangnya karena rencananya di Johor emang cuman kumpul-kumpul keluarga aja, saya beneran gak kemana-mana, sempet bosen banget karena seharian disitu-situ aja. Sebenernya sih waktu baru sampe Johor mau diajak pergi ke Lego Land, tapi akhirnya saya batalin karena menurut saya, sayang banget bayar mahal-mahal buat masuk Lego Land tapi disana cuman sebentar. Saya baru mau ke sana sekitar jam 4 sore, tapi tutupnya jam 6 -___- sayang banget kan. Kapan-kapan aja deh....

Untungnya pas malem-malem kami diajak pergi keluar juga, bisa ngeliat pemandangan kota Johor malam hari plus disebrangnya bisa liat Singapura juga, ya ampun ternyata deket banget loh. Gak lupa juga kami diajak mampir ke Istana Bukit Serene yang didepannya ada gerbang mahkota. Yah namanya cuman mampir dan malem-malem juga kesananya kami cuman sampai depan gerbang mahkotanya aja dan foto-foto disitu yang justru kalau malem memang gerbang mahkotanya bagus banget  karena nyala lampunya.

Ada hal unik saat besoknya saya nyari oleh-oleh ke Giant di Johor. Jadi waktu saya kesana itu, saya sempet bingung karena pas dikasir barang-barang belanjaan kita gak dimasukkin ke kantong plastik. Ternyata....pada hari itu setiap minggunya ada ketentuan untuk tidak menggunakan kantong plastik. Kalau mau pakai kantong plastik kita harus bayar kantong plastiknya. Biarpun harus bayar, menurut saya kebijakannya keren banget loh, salah satu cara untuk mengurangi penggunaan kantong plastik, yang merupakan sampah yang sulit terdegradasi. Coba di Indonesia juga kaya gini haha

Setelah packing oleh-oleh yang dibeli tadi, kami siap-siap karena kami mau ke Singapura, waktu itu kami dari Johor udah sore, sekitar jam 4, karena paginya pergi kondangan ke Tanah Tinggi. Untuk ke Singapura sendiri, kami dianter sama saudara ke terminal bis dan kami pun berpisah disana. Ada kejadian gak enak saat perjalanan kami menuju Singapura, Pas diterminal bis, kami sempat bingung dengan mekanisme pembelian tiket bis nya. Kita cuman ngikutin tanda menuju imigrasi dan arus orang-orang yang lalu lalang aja. Sumpah jauh banget jalan ke pemeriksaan imigrasinya, apalagi dengan bawa koper dan tentengan oleh-oleh yang cukup besar. super ribet. orang-orang disana juga jalannya cepet-cepet banget, berasa lelet rasanya >_<

Setelah ngurus imigrasi, kami masih bingung, gimana cara beli tiket bis nya, pas tau-tau kami udah sampai di parkiran bis-bis yang akan bawa kami ke Singapura. Saya lihat ada antrian orang, langsung kami tanyai aja, gimana caranya buat naik bis. Orang itu ngasih tau kita bahwa kita bisa baris dibelakang dia dan nunggu sampai ada bis yang datang. Saya masih bingung, saya tanya lagi gimana sistem bayarnya, kata orang itu bayarnya nanti aja setelah sampai singapura. Saya bisa tenang sementara.

Setelah bis dateng, kami dengan segala koper yang super berat naik kedalam bus. Perasaan saya gak enak ketika saya ngeliat hampir semua penumpang menempelkan sebuah kartu di pintu masuk bis. Saya super bingung. Itu kartu apaan??? Dapet dari mana?? Kebingungan saya makin berlanjut dan belum terselesaikan hingga tanpa sadar kami sudah sampai di Singapura (emang deket banget sih). Udah sampai di Singapura, kami disuruh turun (kami belum bayar sama sekali) dan dilanjutkan dengan jalan yang cukup jauh buat menuju pemeriksaan imigrasi. Sempet gak tega juga ngeliat orang tua bawa-bawa koper yang beneran buat ribet kalo kami jalan. Fix lain kali gak akan bawa banyak tentengan kalo ke sana lagi!

Setelah ngurus imigrasi, perasaan gak enak saya beneran terjadi. Kami yang memang cuman ngikutin orang yang lalu lalang, sampai lagi di parkiran bis-bis. Saya panik, kita harus naik bis yang mana? yang tadi aja gak ngeti gimana dan dimana bayarnya. Akhirnya dengan sok tau Bapak saya mendekati salah satu bis bertingkat (bis yang beda dengan sebelumnya), dan langsung tanya ke kondekturnya, apa bisa antar kami bertiga ke Lavender. Dan ternyata bis nya bisa, dan kami disuruh bayar 5 S$ untuk satu orang. Entahlah apakah harga segitu mahal atau engga untuk naik bis. Udah gak mikirin lagi karena kami beneran pingin cepet cepet sampe hotel, udah cape.

Lalu akhirnya kami diturunin di pemberhentian bis nya (udah di daerah Lavender), berhubung kami buta banget jalan, dan udah gak kuat jalan nyari hotelnya, terpaksa naik taksi buat menuju hotelnya, yang pastinya lebih mahal, apalagi naiknya pas di jam peak hour, dimahalin lagi lah. Iklaskan aja lah, gapapa, yang penting bisa sampe hotel juga. 

*bersambung*

*oke, bagian selanjutnya nanti yah, mau ngerjain tugas dulu. maaf banget fotonya ga ada, karena saya gak megang fotonya :( tapi nanti kalo udah nemu bakalan disertain juga kok.*