Thursday, 27 October 2016

K-Drama: Signal [Sinopsis & Review]

Signal - 16 Episode

Choi Jin Woong as Lee Jae Han
Kim Hye Soo as Cha Soo Hyun
Lee Je Hoon as Park Hae Young

Sinopsis Singkat:
Seorang detektif bernama Park Hae Young dapat berkomunikasi dengan detektif Lee Jae Han yang berasal dari masa lalu munggunakan walkie-talkie. Melalui komunikasi tersebut, keduanya bekerja sama untuk menyelesaikan kasus-kasus lama yang tidak pernah terpecahkan (cold case). Selain itu, ada pula detektif Cha Soo Hyun, rekan satu tim Park Hae Young yang ternyata mengenal detektif Lee Jae Han.

Baca Juga: K-Drama: Signal [First Impression]

Komentar:
Signal is the best, awesome and impressive drama!! Lebay? NO... Menurut saya, Signal adalah drama terbaik di tahun 2016 (sampai bulan Oktober) dan belum ada yang menandingi. Signal berbeda dari drama bergenre crime thriller lain karena terdapat unsur fantasy didalamnya (yang menjadi salah satu nilai plus), dimana Park Hae Young dapat berkomunikasi dengan detektif Lee Jae Han dari masa lalu.

Alur cerita Signal memang sedikit membingungkan. Diawal, transmisi pertama yang didapat Park Hae Young di tahun 2015 adalah dari Lee Jae Han di tahun 2000, namun transmisi selanjutnya justru dari Lee Jae Han di tahun 1989. Yap... dari sisi Lee Jae Han, transmisi yang ia lakukan dengan Park Hae Young terulang kembali. Membingungkan bukan? Tapi saya sarankan untuk tidak berhenti menontonnya, karena semua kebingungan itu akan terjawab dengan sendirinya ketika mendekati ending.

Saya sangat takjub dengan alur cerita Signal. Kim Eun Hee sang scriptwriter drama ini, sangat pintar dalam menghubungkan keterkaitan beberapa bagian cerita menjadi satu kesatuan yang saling berhubungan. Apalagi kita tau bahwa ceritanya ini tentang masa lalu dan masa sekarang, yang mana jika ada perubahan di masa lalu, akan berefek pada masa sekarang. Kadang sampai kepikiran, kok bisa sih buat cerita sekeren ini. Dan karena itulah, saya setuju sekali kalau Kim Eun Hee memenangkan penghargaan best screenplay di Baeksang dan APAN award, karena dia memang berhak mendapatkannya :)

Eksekusi drama Signal pun sangat bagus, seperti menonton film saja. Terasa menegangkan hingga terkadang sampai merinding sendiri saking amazed-nya.  Dan hal seperti itu sudah terjadi dari episode 1, bukan di episode 2,3 atau 4.


Drama ini merupakan drama yang konsisten sekali sampai akhir. Tidak pernah bosan menonton Signal, karena yang ada hanya rasa penasaran yang tak kunjung habisnya. Bahkan, durasi episode yang cukup lama pun(beberapa episode memiliki durasi sekitar 75-90 menit) tidak terasa lamanya. Yang saya suka lagi, walaupun Signal tipe drama berat yang setiap episodenya lebih berfokus pada penyelesaian suatu kasus, masih ada saja bagian yang kalau ditonton bisa membuat kita ikutan sedih dan terharu karena melihat adegan yang sangat emosional. Jadi yah tidak melulu menampilkan bagian-bagian yang memusingkan itu.

Sedangkan untuk akting para castnya... no comment deh. Semuanya mampu memberikan penampilan yang terbaik. Apalagi akting om Choi Jin Woong dan tante Kim Hye Soo yang sangat luar biasa, sampai saya suka banget sama mereka berdua disini. Dan Lee Je Hoon yang paling muda dari trio Signal pun menampilakn akting yang sama bagusnya. Heran... kenapa dulu tidak ngenalin dia sama sekali di Introduction of Architecture. Padahak Signal malah jadi naksir banget sama dia dan hidung super mancungnya, dan wajah baby facenya dan suara khasnya... haha.


Dari semua kasus yang ada, kasus 'Hongwondong' adalah favorit saya, karena di kasus ini dijelaskan kisah dan sudut pandang si pembunuh seperti mengapa dan bagaimana dia melakukan pembunuhan berantai yang sadis. Sang scripwriter sukses membuat saya merasa iba dan tak tega dengan si pembunuh ini, apalagi saat melihat adegan dia membunuh korban terakhirnya. Ikut sedih dengan takdir dan keadaan yang dimiliki oleh si pembunuh. Apalagi karakter ini juga di perankan oleh Lee Sang Yeob, yang menampilkang akting sangat bagus sebagai seorang pembunuh sekaligus psikopat. Saking sukanya, tak bisa dipungkiri kalau saya pun tidak bisa benci dengan psikopat ganteng ini.

Selain itu, sangat suka pula dengan kasus 'siswi SMA Injoo', yang menjerat kakaknya Park Hae Young. Kasus yang pada awalnya terlihat biasa-biasa saja, tapi ternyata sangat pelik, menegangkan dan menyimpan rahasia dimana-mana yang ternyata menjadi konflik utama drama ini. Dan kasus ini pun seolah-olah menjadi awal mula dari semuanya, dimana detektif Lee Jae Han ternyata pernah mengenal Park Hae Young kecil.


Ketika drama ini tamat, ada rasa sedih yang mendalam karena harus rela berpisah dengan drama yang sangat amazing ini. Bahkan bagian credit yang menampilkan foto-foto mereka pun ditonton sampai habis, dengan mata berkaca-kaca. Ikut mengenang kembali dari awal saat drama ini belum booming dan hanya sedikit orang yang tau sampai akhirnya di pertengahan menjadi sangat dikenal dan digilai banyak orang hingga dibahas dimana-mana. Makannya... saya berharap sekali ada season 2 nya.

So far, belum ketemu kekurangannya drama ini, saking semuanya terlalu bagus dan konsisten sampai akhir. Paling hanya ada rasa (amat sangat sedikit) tidak puas karena minim bagian romance untuk tiga pemeran utama dan tak kesampaian lihat Park Hae Young yang berseragam polisi sambil memegang pistol memburu penjahat (oke... ini khayalan saya sih haha). Untung saja dia sangat berhasil memerankan seorang profiler yang benar-benar terlihat seperti profiler asli.

***
Overall... Signal ini memang the best drama. Sangat direkomendasikan untuk ditonton, karena sangat worth it dan dijamin tidak akan menyesal menghabiskan waktu untuk menonton drama ini

Pokoknya... Happy watching... ♥


source: asianwiki
credit picture: (1)(2)(3)(4)

Sunday, 25 September 2016

K-Drama: Cheese in The Trap [Sinopsis & Review]

Cheese in The Trap - 16 Episode

Park Hae Jin as Yoo Jung
Kim Go Eun  as Hong Seol
Seo Kang Joon as Baek In Ho
Lee Sung Kyung as Baek In Ha
Nam Joo Hyuk as Kwon Eun Taek
Park Min Ji as Jang Bo Ra

Sinopsis Singkat:
Drama berfokus pada kehidupan Hong Seol sebagai seorang mahasiswa dan hubungan dia dengan Yoo Jung, seniornya yang tampan dan baik namun juga memiliki sisi gelap yang tidak diketahui orang lain

Baca juga: Cheese in The Trap [First Impression]

Komentar:
Cheese in The Trap (CiTT) merupakan drama awal tahun 2016 yang sangat dinanti-nantikan saat itu, setidaknya bagi saya sendiri. Ceritanya yang ringan dengan tema kehidupan kampus membuat drama ini mudah untuk ditonton. Bagi yang belum tau, cerita CiTT sendiri merupakan adaptasi dari sebuah webtoon terkenal berjudul sama yang dibuat oleh soonkki. Walau memang tidak 100% mirip, drama ini masih mengikuti alur cerita seperti webtoonnya (kecuali... untuk bagian akhir).

Saya sangat suka dengan drama ini tentu saja, khususnya pada bagian awal hingga pertengahan karena sangat sesuai dengan ekspektasi saya. Kehidupan Hong Seol sebagai anak kuliahan, mirip seperti apa yang pernah kita alami. Misalnya, harus tinggal di kostan yang kecil, hidup hemat dan pas-pasan, dan jauh dari orang tua. lalu, merasakan juga gimana rasanya 'perang' saat mengisi IRS demi bisa mendapatkan kelas impian.


Dari semua deretan cast di CiTT, tentu Park Hae Jin adalah favorit saya. Keberadaan dia merupakan alasan kenapa saya mau menonton drama ini. Dan terbukti, akting dia disini adalah yang paling sempurna, apalagi dengan visualisasi dia sebagai karakter Yoo Jung yang sangat mirip dengan versi webtoonnya.

Selain itu, Chemistry Kim Go Eun dengan Park Hae Jin pun sangat bagus sekali. Karakter mereka, Yoo Jung sunbae dan Hong Seol selalu sukses bikin kita senyum-senyum sendiri setiap melihatnya, sangat cute juga romantis. Dan... kalau kalian mengikuti drama ini, coba deh perhatikan pakaian yang dipakai Yoo Jung dan Hong Seol. Warna pakaian mereka ini sering samaan loh hehe...


Tapi kalau boleh jujur, saya juga merasa kecewa dengan drama ini. Mendekati akhir, malah tidak sesuai dengan harapan.

Ketika saya yakin Hong Seol dan Yoo Jung adalah pemeran utama dan center di drama ini. Di beberapa episode terakhir, kemunculan Yoo Jung di drama justru berkurang dan menjadi sangat sedikit. Sebaliknya, Baek In Ho yang merupakan second male lead mendapat porsi lebih banyak dan mendominasi cerita. Saya bukannya tidak senang dengan Baek In Ho, hanya saja ini memang 'sedikit' kelewatan. Bayangkan saja, dengan durasi drama hampir satu jam, Yoo Jung sunbae hanya muncul sekitar lima menit, padahal karakter Yoo Jung pun juga perlu banyak di explore lebih mendalam.

Gara-gara kontroversi itulah banyak fans yang kecewa, termaksud sang pembuat webtoon soonkki dan Park Hae Jin yang mengaku bahwa banyak adegan-adegan dia yang di cut atau dihilangkan.

Namun, jika dilihat dari sisi positifnya, drama ini masih cukup menarik untuk diikuti kok. Setiap scene dan scenery yang ditampilkan sangan enak dipandang oleh mata, apalagi dengan deretan soundtrack yang enaknya bukan main, begitu pula dengan BGMnya. Semua musik sangat cocok mengiringi adegan dalam drama ini.

So... biarpun drama ini memang masih memiliki kekurangan, dan tidak memenuhi harapan banyak orang (termaksud saya), drama ini masih sangat bisa kita nikmati keseruannya, terutama yang mau melihat Yoo Jung-Hong Seol moment. Jadi tonton saja yah... terutama 10 episode pertamanya hihi ...


Happy Watching ♥ ♥



Source: Asianwiki
Credit Picture: (1)(2)(3)

Friday, 16 September 2016

K-Drama: Love in The Moonlight & Moon Lovers [First Impression]


Ada yang lagi ngikutin Moonlight Drawn by Clouds dan Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo lalu jadi terpikat banget dengan 2 drama ini, sama seperti saya? 

Yap... drama ini sukses membuat minggu-minggu saya menjadi tidak membosankan. Sangat tidak terduga karena sebenarnya saya orang yang cukup anti dengan drama-drama Saeguk,

Satu-satunya drama yang pernah dan 'bisa' ditonton sampai tamat adalah The Moon That Embraces The Sun, drama lama tahun 2012 yang sangat terkenal. Selain itu tidak ada, karena setiap ditonton selalu berhenti di tengah jalan. Akhirnya, jadi tidak mau coba-coba nonton drama saeguk lagi.

Kenapa kok anti drama saeguk?
Menurut saya, drama saeguk itu biasanya ada 20an lebih episode, jalan ceritanya rumit dan berat, karakternya banyak dan sulit dihafal, selain itu penuh scene-scene pertumpahan darah. Dan alasan terakhir adalah yang paling susah ditangani...

***

Oke... back to the our main topic...

Tapi tahun ini beda...
Awalnya memang tidak kepikiran sama sekali untuk ngikutin 2 drama ini, tapi akhirnya ikut penasaran juga setelah lihat teaser dan official posternya. Dan terbukti, setelah nonton 1-2 episode, saya malah jadi suka...


Drama Moonlight Drawn by Clouds sampai saat ini jadi yang saya unggulkan. Ceritanya yang lebih ringan, lebih banyak selipan komedi didalamnya memang lebih mudah dipahami dan dimengerti, sehingga asik untuk ditonton. Salah satu hal yang saya suka dari drama ini adalah adanya beberapa scene yang dikemas sangat indah, memanjakan mata penonton. Lihat saja scene ketika Hong Ra On menari, scene saat mereka berada di festival lampion, dan lain-lainnya. Pokoknya, eksekusi drama ini cukup enak dipandang! Selain itu, ada pula ost dan musik pengiring yang sangat pas mengiringi tiap scene nya, semuanya sangat enak.

Saya pun suka dengan 5 cast utama, Kim Yoo Jung, Park Bo Gum, Jin Young (semenjak Persevere, Goo Hae Ra), Kwak Dong Yeon (semenjak Inspiring Generation), dan Chae Soo Bin.

Kim Yoo Jung semakin cantik disini! Chemistry dia dengan pemain lainnya sangat bagus walau  dia memiliki perbedaan umur yang lumayan jauh dengan yang lainnya. And... thanks for this drama (ditambah pernah jadi bintang tamu di 1N2D), akhirnya bisa juga suka sama Park Bo Gum *korban reply1988*.  Saya sendiri sampai dibuat naksir sama pangeran yang satu ini. Dan juga naksir dengan Kim Yoon Sung (Jin Young) si second male lead tentunya. Selain itu tak lupa dengan Kim 'Hyung' (Kwak Dong Yeon) kesayangaan si dedek rasa oppa yang jadi pengawal cool dan memikat. Biarpun lebih banyak diamnya, karakter dia ini justru lebih minta disayang.


Sedangkan untuk Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo, walau awalnya serdikit saya ragukan, nyatanya setelah menonton sampai 5 episode, saya sangat menikmati drama ini. Bagi saya sendiri ini suatu kemajuan, mengingat sebelumnya tidak pernah mengikuti drama dengan latar dinasti Goryeo. Karena kalau disuruh memilih antara dinasti Joeson atau Goryeo tentu jawabannya adalah dinasti Joeson, soalnya dilihat dari model-model pakaian yang mereka kenakan, mereka ini lebih enak dilihat.

Menurut saya, alur cerita Moon Lovers memang sedikit lebih berat dan rumit, tapi drama ini tetap menarik, dan saya selalu dibuat penasaran tiap episodenya. Karakter Wang So (Lee Jun Ki) adalah yang paling menjadi daya tarik, dan menjadi magnet paling kuat kenapa saya masih bisa menonton drama ini. Sifatnya yang terlihat keras, kuat dan kejam diluar nyatanya masih memiliki hati yang rapuh. Dan boleh kah saya bilang bahwa di drama ini Lee Jun Ki sangat mempesona?
Lalu ada pula kehadiran Wang Wook (Kang Ha Neul) yang membuat hati nyaman ketika melihatnya. Pembawaannya yang terlihat paling dewasa dan tenang dari pangeran lainnya justru menjadi kesukaan saya disini.

Secara keseluruhan, drama ini cukup bagus dari segi cerita ditambah dengan bumbu-bumbu konflik yang seru. Eksekusi drama ini pun lumayan oke. Karena drama ini, saya jadi sadar bahwa hanbok-hanbok jaman dinasti Goryeo sama bagus dan cantiknya seperti dinasti Jeoson. Yang paling mengganjal dari drama ini mungkin kehadiran ost-ost yang 'sedikit' terlalu modern untuk ukuran drama saeguk, sehingga terasa kurang cocok. Bukannya tidak enak didengar, hanya saja sedikit kurang pas diletakkan menjadi background drama seperti ini.

***
Oke sepertinya segitu saja bahasan mengenai kedua drama yang sedang tayang ini...
Walaupun dua drama ini sangat berbeda, tapi keduanya sama-sama memikat dengan cara nya masing-masing. 


Happy watching...



credit picture: (1)(2)(3)

Friday, 2 September 2016

K-Drama: Age of Youth [Sinopsis & Review]

Age of Youth - 12 Episode

Han Ye Ri as Yoon Jing Myun
Hwa Young as Kang Yi Na
Park Eun Bin as Song Ji Won
Han Seung Yeon as Jung Ye Eun
Park Hye Soo as Yoo Eun Jae

Sinopsis Singkat:
Bercerita tentang lima mahasiswa, yaitu Yoon Jin Myung, Jung Ye Eun, Song Ji Won, Kang Yi Na dan Yoo Eun Jae yang hidup berbagi rumah tinggal.

Jin Myung adalah orang yang paling tua diantara mereka, ia sibuk kuliah dan juga bekerja untuk menunjang hidupnya. Ye Eun sangat sayang dan loyal pada pacarnya. Ia merupakan tipe orang yang selalu  mengungkapkan apa yang dia suka dan tidak suka. Ji Won memiliki kepribadian yang periang, ia sangat mendambakan seorang pacar sehingga mengikuti banyak acara blind date. Yi Na adalah yang tercantik dan paling populer, selalu menggunakan pakaian mahal yang menandakan hidupnya cukup mapan. Eun Jae adalah maknae dan mahasiswa baru. ia sangat pemalu namun memiliki selera yang unik terhadap laki-laki.

Komentar:
Age of Youth (AOY) adalah drama yang tidak terduga. Jika saja tidak ada orang yang share dan membahasnya di IG, saya tidak akan mungkin mengikuti drama ini...

Genre drama AOY merujuk kepada slice of life. Bercerita tentang kehidupan dan aktivitas sehari-hari lima wanita yang tinggal di satu rumah, di Belle Epoque. Berikut pula dengan problem yang mereka miliki masing-masing. Semuanya dibahas cukup merata dengan adanya narasi dan sudut pandang dari mereka berlima. Alur cerita yang ringan dan realistis membuat drama ini asik untuk diikuti. Menjadi salah satu pilihan apabila kalian lelah mengikuti drama dengan alur rumit dan complicated.

Isi cerita AOY juga komplit.
Ada kisah persahabatannya. Walau 5 orang ini punya sifat dan kepribadian yang berbeda, juga suka ribut, mereka ini tetap saling peduli dan care dengan masing-masing. Jika salah satu sedang ada masalah, pasti  akan dibantu dan diselesaikan bersama.

Ada pula bagian romance. Kelima orang ini punya kisah cinta masing-masing, mulai dari yang cute, manis, lucu, nyebelin, friendzone, serius sampai yang bisa bikin galau. Semua ada. Lengkap. Lalu ada pula unsur comedy yang juga buat kita betah sama drama ini.

Selain itu ada juga misterinya. walau misteri disini lebih condong ke masing-masing problem yang dimiliki 5 pemain utama, keberadaan hantu di rak sepatu tak ayal ikut menambah unsur misteri didalamnya.

Eh.. hantu?  
Iya hantu... tapi jangan pikir ini drama horror, sehingga kalian akan dikagetkan dengan hantu seram yang tiba-tiba muncul yah. Tidak akan kok! Tonton saja drama ini sampai tamat. Kalian akan tau kebenaran dari hantu rak sepatu ini.

***

Karena cerita di AOY ini tentang 5 orang anak kuliahan yang tinggal dan hidup besama ala-ala anak kos. Kalian yang pernah atau lagi kuliah sambil kos, pasti paham deh dengan drama ini karena pernah  juga merasakan apa yang mereka alami.

Karakter dan couple favorit?
Saya suka Eun Jae dan sunbaenya Yoon Jong Yeol (Shin Hyun Soo). Mereka ini pasangan yang super cute dan ngegemesin. Berawal dari pulpen yang dipinjam si sunbae, tidak disangka akan berujung pada rasa saling suka.

Tapi.. semakin kesini saya mulai tertarik oleh keberadaan Song Ji Won dan partner clubnya yang bernama Im Sung Min (Song Seung Won). Ji Won ini karakter yang paling unik. Biarpun termaksud cantik, orang-orang selalu ilfeel setiap dia sudah mulai bicara. Karena sifatnya yang sangat terbuka, apapun akan dia bahas, bahkan tanpa disaring dahulu. Makannya ia selalu gagal setiap kali mengikuti blind date. Untungnya masih ada Sung Min yang tahan bersama dengannya. Sayang.... mereka bukan couple, hanya rekan satu club  -__-

Dan tidak bisa dipungkiri, saya pun jadi suka dengan aktor yang memerankan Sung Min ini. Ia juga pernah main di drama Healer dan Hello Monster. Memang masih sedikit list drama yang dibintanginya. Namun dia cukup aktif di dunia pentas musikal.... yap dia juga seorang aktor musikal :)

Ji Won - Sung Min
Jika membahas tentang deretan aktor-aktris yang bermain di drama ini, jujur saja saya tidak tau semuanya. Paling hanya tau Yoon Park dan Yoon Jong Hoon. Tapi, walaupun tidak seterkenal yang lainnya, akting mereka semua cukup bagus (terutama Han Ye Ri). Chemistry merea juga sangat cocok dan pas. Yang pasti, berkat drama ini, list-list aktor-aktris korea yang saya tau ikut bertambah.

Walau rating drama ini cukup kecil (karena cable tv drama), AOY banyak dibicarakan di dunia perinternetan baik di twitter maupun instagram. Selain itu, adanya ost-ost dan BGM yang enak didengar juga menjadi salah satu nilai tambah di drama ini.

Overall... saya lumayan puas dengan cerita dan ending Age of Youth. Yang paling bikin kecewa dari drama sebagus dan senagih ini mungkin karena hanya ada 12 episode. Kurang puas tentu saja. Masih ada beberapa hal yang belum dijelaskan secara detail dan mendalam. Berharap sekali bisa ada season 2 dengan kehadiran cast yang tetap sama...

So, Age of Youth ini recommended tidak?
Very recommended

Kalian mesti coba nonton drama ini

Happy watching ♥♥♥ 


source: asianwiki
credit picture: (1)(2)(3)